https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113
Penamaan “Natas Angin”
ini karena puncak ini merupakan yang tertinggi dari tujuh puncak lainnya
sampai diyakini kalau puncaknya berada di atas jangkauan angin. Karena
inilah nama “Natas Angin” yang berarti puncak yang ada di atas angin,
disematkan
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Penamaan “Natas Angin”
ini karena puncak ini merupakan yang tertinggi dari tujuh puncak lainnya
sampai diyakini kalau puncaknya berada di atas jangkauan angin. Karena
inilah nama “Natas Angin” yang berarti puncak yang ada di atas angin,
disematkan
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Penamaan “Natas Angin”
ini karena puncak ini merupakan yang tertinggi dari tujuh puncak lainnya
sampai diyakini kalau puncaknya berada di atas jangkauan angin. Karena
inilah nama “Natas Angin” yang berarti puncak yang ada di atas angin,
disematkan
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Penamaan “Natas Angin”
ini karena puncak ini merupakan yang tertinggi dari tujuh puncak lainnya
sampai diyakini kalau puncaknya berada di atas jangkauan angin. Karena
inilah nama “Natas Angin” yang berarti puncak yang ada di atas angin,
disematkan
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Berada Di Atas Jangkauan Angin
Penamaan “Natas Angin” ini karena puncak ini merupakan yang tertinggi dari tujuh puncak lainnya sampai diyakini kalau puncaknya berada di atas jangkauan angin. Karena inilah nama “Natas Angin” yang berarti puncak yang ada di atas angin, disematkan
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca Juga: Diramalkan Kelep, Rumah Warga di Pesisir Semarang Ini Nyaris Amblas
Petilasan Ir. Soekarno
Namun dari banyaknya jalan yang berbatu itu, ada sebagian jalan yang sudah disemen yang diperuntukan untuk petani kopi lokal. Selama mendaki di jalur pendakian, banyak juga ditemukan beberapa petilasan dari tokoh pewayangan, salah satunya petilasan Abiyoso.
Setiap bulan suro atau muharam, para peziarah sering datang ke tempat-tempat petilasan tersebut untuk menaikan doa. Setelah mereka berziarah, mereka akan mengambil air suci yang dianggap sebagai berkah bagi para peziarah.
Petilasan tersebut ada di pos tiga pendakian dan karena banyaknya petilasan yang dikunjungi banyak peziarah tersebut, disediakan pula warung untuk beristirahat para peziarah tersebut yang rata-rata sudah sepuh (lansia). Air suci tersebut berada di sebuah kolam dan peziarah tidak diperbolehkan untuk berendam.
Baca Juga: Dampak Rob, Rumah di Pesisir Pekalongan Kelep Permanen
Singkatnya, tibalah Rikas dan rekan-rekannya di pos lima pendakian di mana mereka harus melakukan pendataan diri. Di pos lima juga ada tempat pertapaan salah satu anggota Walisongo, penyebar agama Islam di Jawa melalui media seni dan budaya.
Terdapat juga petilasan Presiden Soekarno yang konon ceritanya sang proklamator kemerdekaan itu pernah datang ke jalur pendakian tersebut untuk bertapa. Tenpat petilasan Ir. Soekarno tersebut terdapat bendera merah putih sebagai penghormatan kepada bapak pendiri bangsa.
Jalur Naga dan Jalur Bebek
20 menit menuju puncak Natas Angin, Rikas dan rekan-rekannya sampai di puncak bayangan. Untuk mencapai puncak Natas Angin dari puncak bayangan, ada dua jalur yang bisa diambil, yaitu jalur naga dan jalur bebek. Namun jalur naga selalu dipilih banyak pendaki karena jalurnya stabil.
Baca Juga: Batik Pemalangan, Coraknya Unik, Pewarnanya Alami Hlo
Setelah menempuh waktu 3 jam, 48 menit, 10 detik, sampailah mereka di puncak. Di puncak tersebut, segala rasa lelah akan terbayarkan karena pemandangannya begitu indah dan memukau, salah satunya berupa hamparan hijau pepohonan yang asri.
Gunung Muria merupakan tempat edukasi pendakian bagi para pendaki yang ingin belajar mendaki gunung. Jalurnya yang stabil membuat jalur pendakian di gunung ini dirasa ramah bagi para pendaki baru.
Sementara itu, selain puncak Natas Angin, enam puncak lainnya yang ada di Gunung Muria adalah Puncak Songolikur, Agro Kiloso, Puncak Abiyoso, Puncak Agro Jembangan, Puncak Candi Angin dan Puncak Temulus.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Penamaan “Natas Angin” ini karena puncak ini merupakan yang tertinggi dari tujuh puncak lainnya sampai diyakini kalau puncaknya berada di atas jangkauan angin. Karena inilah nama “Natas Angin” yang berarti puncak yang ada di atas angin, disematkan
Awal pendakian, baru sejauh satu menit saja sudah ada pos pendakian dan tim Rikas Harsa ini menyebutnya sebagai pos pendakian paling singkat di antara gunung-gunung yang pernah dia daki sebelumnya.
Jalur pendakian menuju puncak Natas Angin terbilang stabil dan tekstur jalannya sebagian besar berbatuan dan medannya sangat curam dan luas jalurnya hanya setapak sehingga perlu hati-hati saat mendaki, apalagi saat cuaca sedang hujan deras.
Baca Juga: Diramalkan Kelep, Rumah Warga di Pesisir Semarang Ini Nyaris Amblas
Petilasan Ir. Soekarno
Namun dari banyaknya jalan yang berbatu itu, ada sebagian jalan yang sudah disemen yang diperuntukan untuk petani kopi lokal. Selama mendaki di jalur pendakian, banyak juga ditemukan beberapa petilasan dari tokoh pewayangan, salah satunya petilasan Abiyoso.
Setiap bulan suro atau muharam, para peziarah sering datang ke tempat-tempat petilasan tersebut untuk menaikan doa. Setelah mereka berziarah, mereka akan mengambil air suci yang dianggap sebagai berkah bagi para peziarah.
Petilasan tersebut ada di pos tiga pendakian dan karena banyaknya petilasan yang dikunjungi banyak peziarah tersebut, disediakan pula warung untuk beristirahat para peziarah tersebut yang rata-rata sudah sepuh (lansia). Air suci tersebut berada di sebuah kolam dan peziarah tidak diperbolehkan untuk berendam.
Baca Juga: Dampak Rob, Rumah di Pesisir Pekalongan Kelep Permanen
Singkatnya, tibalah Rikas dan rekan-rekannya di pos lima pendakian di mana mereka harus melakukan pendataan diri. Di pos lima juga ada tempat pertapaan salah satu anggota Walisongo, penyebar agama Islam di Jawa melalui media seni dan budaya.
Terdapat juga petilasan Presiden Soekarno yang konon ceritanya sang proklamator kemerdekaan itu pernah datang ke jalur pendakian tersebut untuk bertapa. Tenpat petilasan Ir. Soekarno tersebut terdapat bendera merah putih sebagai penghormatan kepada bapak pendiri bangsa.
Jalur Naga dan Jalur Bebek
20 menit menuju puncak Natas Angin, Rikas dan rekan-rekannya sampai di puncak bayangan. Untuk mencapai puncak Natas Angin dari puncak bayangan, ada dua jalur yang bisa diambil, yaitu jalur naga dan jalur bebek. Namun jalur naga selalu dipilih banyak pendaki karena jalurnya stabil.
Baca Juga: Batik Pemalangan, Coraknya Unik, Pewarnanya Alami Hlo
Setelah menempuh waktu 3 jam, 48 menit, 10 detik, sampailah mereka di puncak. Di puncak tersebut, segala rasa lelah akan terbayarkan karena pemandangannya begitu indah dan memukau, salah satunya berupa hamparan hijau pepohonan yang asri.
Gunung Muria merupakan tempat edukasi pendakian bagi para pendaki yang ingin belajar mendaki gunung. Jalurnya yang stabil membuat jalur pendakian di gunung ini dirasa ramah bagi para pendaki baru.
Sementara itu, selain puncak Natas Angin, enam puncak lainnya yang ada di Gunung Muria adalah Puncak Songolikur, Agro Kiloso, Puncak Abiyoso, Puncak Agro Jembangan, Puncak Candi Angin dan Puncak Temulus.
Baca artikel Solopos.com "Indahnya Puncak Natas Angin: Ada Petilasan Bung Karno - Wali Songo" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/indahnya-puncak-natas-angin-ada-petilasan-bung-karno-wali-songo-1175113.
Editor :
Penulis: Yesaya WisnuChelin Indra Sushmita
Publish:
Mau Mobil SUV Idaman hanya dengan Rp.328/hari? Langganan Espos Plus Sekarang
Silakan berlangganan dan dapatkan berbagai konten menarik di Espos Plus.
Solopos.com - Panduan Insformasi & Inspirasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar